aku poernah bermimpi datang ke sebuah padang hijau dngan gaun jinggaku yang amat indah..
pergi aku bersama seseorang yang entah siapa namanya..
berharap aku namanya adalh pria.. atau lelaki mungkin..
kali ini, aku tak di padang hijau dengan angsa emas itu..
aku kini sepertiya di gurun nan tandus,beroase embun pada tiap pasir yang ku jejaki..
panas sungguh membakar mataku..
sedikit sedikit kulihat gaunku porak-poranda berubah warna dari jingga jadi kelabu..
sedetik kemudian kurasakan tubuhku terhempas jatuh tanpa aku peduli lagi akan segalanya..
semua tampak hitam,tak terkecuali raja siang yang besar itu..
namun aku masih bisa mendengar, suara tekukur burung-burung dara dan gemericik air kecipratan dari kubangan membangunkanku..
takjub aku ketika menyadari diri ini bersandar pada tubuh seseorang begitu hangat, naun tak lantas membuatku nyaman..
aku tersentak.. KAGET!!
aku menyibakkan rambut panjangku untuk dapat melihatnya dengan jelas..
seseorang itu terlelap dalam lelahnya, dan aku tak asing dengannya..
seolah aku pernah menempuh perjalanan panjang dengan gandengan tangan tak terpisahkan dengannya, kinipun aku tak sedetikpun melepaskan kedua tangannya yang melingkari pinggangku meski ia terlelap..
aku tunggu ia tersadar agar dapat kutanyakan namanya..
sampai smpai, aku tak dapat mengatur detak jantungku yang mendera.. karena bahagia..
walau lebih terasa seperti detak ketakutan..
ia terbangun dengan sigap..
aku terlelap..
lantas benar-benar terbangun..
dan aku mennagis, tak lagi dapat tahu namanya..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment