di sepanjang perjalanan hidupku, sungguh aku begitu bersyukur akan banyaknya kasih sayang yang kudapat dari orang-orang terkasihku..
orang-orang terdekat yang selalu bilang, "aku sayang kamu.." atau "ayoo semangat, kamu pasti bisa!!"
sungguh itu bukan sulap bukan sihir, selalu membuatku merasa sangat berharga berada disini, sekarang ini..
namun memang tak pernah segala sesuatu yang kurasa, lantas aku merasa puas...
sama halnya seperti yang banyak sekali aku lihat, setiap manusia, membutuhkan satu pasang orang lain untuk berbagi.. dan aku inginkan itu..
bahkan sangat ingin..
bukan.. bukannya tak ada dahulu, sekarang, ataupun nanti seorang yang bisa disebut kekasih itu ada..
ada, aku punya namun bukan yang aku inginkan..terkadang aku bahkan melihat diriku sebagai seorang yang tak pandai bersyukur dan munafik..
sekali waktu, waktu itu, bahkan aku masih ingat semuanya..
aku memilikinya..
yaa, seorang yang begitu tulus mengajari aku apa arti cinta..
aku pernah aku dapatkan, kasih yang teramat dalam, cinta yang teramat sangat dari seorang lelaki yang bahkan aku tak yakin padanya, awalnya..
begitu besar perhatian, begitu besar rasa sayang, begitu besar pengharapan, juga begituuuu besar segala tutur kata penuh makna yang ia sampaikan..
aku sayang sekali padanya.. meski kedekatan itu terasa singkat..
ibarat ia telah menancapkan sebilah pisau tajam di nadiku, semua tak begitu saja hilang terhapuskan waktu.. dan selalu membekas.. dan terlihat..
aku sadar betapa semua yang kurasa hanyalah klise dari segelumit rasa yang kurasa..
aku begitu naif, namun biarkan saja, asal ia puas.. dan senang..
kini ia bersama orang lainpun, aku tahu akulah yang ia selalu dambakan..
betapa berartinya aku untuknya..
betapa, ketika ia menatapku untuk terakhir kalinyapun, seolah ia berkata, "seandainya, aku bisa merengkuhmu erat.. aku akan..."
Wednesday, April 15, 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)
